5 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Belajar Bahasa Jerman

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Belajar Bahasa Jerman

Belajar Bahasa Jerman – Saat mempelajari bahasa Jerman terkadang seseorang bisa berada pada titik dimana mereka merasa stagnan dan frustasi. Jika hal tersebut terjadi, ada kemungkinan mereka melakukan kesalahan yang sama berulang kali. Apa saja sih kesalahan – kesalahan yang harus kamu hindari saat belajar bahasa Jerman? Simak uraiannya berikut ini.

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Belajar Bahasa Jerman

1. Tidak Berbicara dengan Bahasa Jerman yang Dipelajari

Kesalahan pertama yang sering dilakukan orang yang belajar bahasa Jerman adalah tidak berbicara menggunakan bahasa Jerman. Ketika kamu sedang belajar bahasa Jerman, tetapi kamu tidak pernah mempraktekkannya atau tidak pernah berbicara dengan bahasa Jerman, maka hasil yang kamu dapatkan akan kurang maksimal.
Bahkan bahasa Jerman yang telah kamu pelajari bisa menjadi terlupakan jika tidak pernah digunakan untuk berbicara. Nah, untuk mengatasi kesalahan tersebut, kamu bisa mulai mempraktekkan bahasa Jerman yang kamu pelajari dalam percakapan sehari – hari.

2. Mencampur Gender dalam Bahasa Jerman

Dalam bahasa Jerman, kita mengenal gender maskulin, feminin, dan netral pada setiap kata benda. Terlebih lagi ada empat kasus dalam bahasa Jerman seperti nominatif, akusatif, datif, dan genitif.

Sementara dalam bahasa Indonesia kita tidak mengenal gender pada kata benda. Kesalahan umum yang dilakukan seseorang ketikan belajar bahasa Jerman adalah mencampur gender.

Untuk bisa membedakan gender pada kata benda bahasa Jerman, kamu harus mengetahui ciri – ciri gender kata benda dalam bahasa Jerman. Selain itu, kata benda dalam bahasa Jerman selalu ditulis dengan menggunakan huruf kapital pada awal kata.

3. Menggunakan Bahan Ajar, Media, ataupun Sumber Belajar yang Salah

Ada banyak bahan ajar, media belajar, serta sumber belajar yang bisa digunakan dalam belajar bahasa Jerman. Bahan ajar bisa berupa bahan ajar cetak, bahan ajar audio visual, bahan ajar visual, ataupun bahan ajar multimedia.
Bahan ajar cetak yang sering digunakan dalam mempelajari bahasa Jerman adalah modul. Media belajar adalah sesuatu yang menjadi perantara untuk menyampaikan pesan atau mengomunikasikan sesuatu. Sementara sumber belajar adalah sesuatu atau seseorang yang menyebabkan terjadinya proses pembelajaran, misalnya tutor, konten di internet, buku, dan lainnya.

Baca Juga  7 Cara Memperkenalkan Diri dalam Bahasa Jerman

Jika kamu merasa kemampuan belajar bahasa Jerman kamu stagnan dan tidak meningkat, ada kemungkinan kamu menggunakan bahan ajar, media belajar , atau sumber belajar yang salah.

Misalnya, jika mempelajari buku teks membuat kamu sulit memahami pelajaran bahasa Jerman, kamu bisa mencoba belajar bahasa Jerman dari internet. Kamu bisa mempelajari bahasa Jerman dari podcast, video, ataupun dengan aplikasi belajar bahasa Jerman.

Selain itu, kamu juga bisa menemukan teman yang bisa kamu ajak berbicara mengunakan bahasa Jerman dari aplikasi pertemanan online. Jadikanlah belajar bahasa Jerman hal yang menyenangkan sehingga kamu akan lebih mudah mempelajari bahasa Jerman.

4. Salah Menggabungkan Urutan Kata

Umumnya kalimat dasar terdiri dari kata kerja dan banyak kata lainnya. Ketika kamu menyusun kalimat dalam bahasa Indonesia, secara otomatis kamu dapat menyusun kalimat tanpa perlu memikirkannya karena bahasa Indonesia adalah bahasa ibu.

Namun, ketika kamu belajar bahasa Jerman, kamu perlu mempelajari bagaimana menyusun kata kerja dan kata – kata lain secara tepat. Kesalahan dalam belajar bahasa Jerman yang umum terjadi adalah salah dalam menggabungkan urutan kata.

Untuk memperbaikinya, kamu perlu mengetahui dan mengingat aturan dasar dalam bahasa Jerman. Misalnya, kata kerja utama dalam bentuk lampau atau sekarang, hampir selalu merupakan kata kedua dalam sebuah kalimat.
Urutan kata adalah aspek kompleks untuk mempelajari bahasa lain, sehingga kamu perlu memperhatikan urutan kata bahasa Jerman yang kamu pelajari. Pelajari aturan dasar kata dalam bahasa Jerman lainnya.

5. “Cognate” Bahasa Inggris – Bahasa Jerman yang Salah dalam Pelafalannya

Cognate atau kata kerabat adalah kata – kata yang masih diturunkan dari sumber yang sama. Misalnya bahasa Inggris dan bahasa Jerman memiliki sebagian kata yang mirip karena kedua bahasa tersebut masih satu rumpun. Perhatikan beberapa kata bahasa Jerman yang memiliki kemiripan dengan bahasa Inggris dan pelafalannya berikut ini.

Baca Juga  Langkah - Langkah Perkenalan Bahasa Jerman

• die Bank (dee bânk)
• die Butter (dee boot-er)
• blind (blint)
• digital (di-gi-tâl)
• emotional (ê-moh-tsee-oh-nahl)
• die Emotion (dee ê-moh-tsee-ohn)
• die Hand (dee hânt)
• der Finger (dêr fing-er)
• das Hotel (dâs hotel) [seperti dalam bahasa Inggris]
• die Information (dee in-for-mâ-tsee-ohn)
• legal (ley-gahl)
• modern (moh-dêrn)
• die Motivation (dee moh-ti-vâ-tsee-ohn)
• der Name (dêr nah-me)
• die Nation (dee nâ-tsee-ohn)
• das Museum (dâs mooh-zey-oohm)
• der Moment (dêr moh-mênt)
• die Rose (dee roh-ze)
• das Radio (dâs rah-dee-oh)
• der Tiger (dêr tee-ger)
• das Taxi (dâs tâx-ee)
• wild (vilt)
• der Wind (dêr vint)
• der Service (dêr ser-vis)
• die Statue (dee shtah-tooh-e)
• international (in-ter-nâ-tsee-oh-nahl)
• die Inflation (dee in-flâ-tsee-ohn)
• der Export (dêr ex-port)
• der Import (dêr im-port)

No Comments

Post A Comment