7 Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis di Luar Negeri

7 Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis di Luar Negeri

7 Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis di Luar Negeri

Mendapatkan beasiswa merupakan alternatif terbaik untuk bisa kuliah gratis di luar negeri. Akan tetapi, banyaknya peminat membuat persaingan semakin ketat. Lalu, adakah tips atau cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis di luar negeri dengan mudah?

Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini

 

Jika yang ditanyakan adalah cara instan untuk mendapatkan beasiswa, maka jawabannya tidak ada. Diperlukan usaha agar dapat lolos seleksi di tengah ratusan bahkan ribuan pendaftar lainnya.

 

Impian untuk kuliah di luar negeri semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, selalu ada penghalang bagi seseorang untuk mewujudkan mimpi itu. Beberapa di antaranya menghadapi kesulitan dalam hal finansial.

 

Oleh karena itu, beasiswa menjadi incaran setiap individu yang bermimpi bisa kuliah gratis di luar negeri. Hal penting yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar beasiswa adalah perihal mental, mengingat banyaknya lawan yang harus ditaklukan. 

 

Untuk itu, diperlukan adanya strategi agar bisa mendapatkan kesempatan di tengah persaingan yang ketat. Berikut ini terdapat 7 cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis di luar negeri.

 

7 Cara Sukses Beasiswa Kuliah Gratis di Luar Negeri

 

Daftar beasiswa merupakan sebuah tantangan yang membutuhkan perhatian khusus dan persiapan yang matang. Meskipun telah dipersiapkan sedemikian rupa, nyatanya belum tentu membuatmu lolos. 

 

Peluang yang kamu dapatkan untuk lolos beasiswa tidak lebih dari 10% karena dari sekian banyaknya beasiswa yang ditawarkan selalu menarik banyak peminat. Ikuti 7 cara di bawah ini agar bisa sukses mendapatkan beasiswa kuliah gratis di luar negeri.

 

1. Lakukan Riset Beasiswa

Lakukan Riset Beasiswa

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset. Mencari informasi mengenai beasiswa dari berbagai sumber. Informasi seputar beasiswa kini dengan mudahnya didapatkan.

 

Biasanya kamu akan mendengar informasi beasiswa dari keluarga, teman, guru, atau pihak lain. Namun, agar informasi yang kamu dapatkan lebih valid, kamu bisa menghubungi pihak penyelenggara beasiswa secara langsung melalui kontak telepon atau dengan mengunjungi website resmi mereka.

Baca Juga  TOEFL IBT: Pengertian dan Perbedaannya Dengan ITP dan PBT

 

Catat setiap detail informasi yang diberikan, mulai dari jenis beasiswa, syarat dan ketentuannya, dan lain sebagainya. Perlu diingat untuk melakukan riset sebanyak-banyaknya.

 

Jangan hanya mengincar satu beasiswa saja agar peluangmu mendapat beasiswa kuliah gratis di luar negeri semakin besar.

 

2. Pahami Prioritas

Pahami Prioritas

Setelah melakukan riset terhadap beberapa program beasiswa, langkah yang perlu kamu lakukan berikutnya adalah membuat list atau daftar beasiswa berikut dengan informasi yang kamu dapatkan.

 

Lakukan perbandingan antara satu beasiswa dan lainnya. Manakah yang menurutmu menguntungkan dan sesuai dengan yang kamu inginkan. Tentukan beasiswa mana yang menjadi prioritas. Urutkan daftar program beasiswa tersebut sesuai prioritas.

 

Dengan begitu, kamu bisa mempersiapkan dokumen yang diminta oleh setiap pihak penyelenggara sesuai dengan beasiswa yang menjadi prioritasmu. Lalu, berikan checklist pada daftar yang sudah kamu selesaikan.

 

Strategi ini dapat membuat langkahmu lebih terstruktur dan tidak membingungkan, sehingga waktumu tidak akan terbuang sia-sia, alias lebih efisien.

 

3. Kuasai Bahasa Asing

Kuasai Bahasa Asing

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang wajib kamu kuasai jika ingin sukses mendapatkan beasiswa luar negeri. Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional tentu saja akan menjadi alat utama kamu untuk berkomunikasi dengan warga lokal.

 

Meskipun negara yang kamu tuju bukanlah negara berbahasa Inggris. Akan tetapi, bahasa Inggris harus tetap kamu kuasai karena salah satu persyaratan untuk mendapatkan beasiswa adalah melampirkan sertifikat TOEFL atau IELTS. 

 

Sertifikat tersebut berfungsi untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris kamu yang akan menjadi bahan pertimbangan bagi pihak penyelenggara untuk menerimamu atau tidak. 

 

Untuk berada dalam posisi aman dan tidak didiskualifikasi dari seleksi dokumen, kamu harus memastikan skor TOEFL atau IELTS kamu sesuai standar yang ditetapkan oleh pihak penyelenggara. Akan lebih baik bila melebihi standar minimal.

 

Jadi, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris dalam pendaftaran beasiswa merupakan hal yang penting agar sukses meraih mimpi kuliah gratis di luar negeri.

Baca Juga  5 Tips Kuliah di Australia Agar Sukses, Apa Sajakah Itu?

 

4. Persiapkan Dokumen

Persiapkan Dokumen

Banyak dokumen yang harus dipersiapkan untuk apply beasiswa. Persyaratan mengenai dokumen yang harus dilampirkan bisa kamu temukan saat melakukan riset. Oleh sebab itu, penting untuk mencatat semua detail informasi yang kamu dapatkan.

 

Secara umum, dokumen yang akan diminta adalah ijazah atau transkrip nilai dari pendidikan terakhir, CV atau riwayat hidup, sertifikat TOEFL/IELTS, dan motivation letter.

 

Terdapat dokumen lain sebagai persyaratan, tetapi bersifat optional. Artinya, tidak semua institusi atau pihak penyelenggara memintanya. Dokumen yang dimaksud adalah surat rekomendasi (recommendation letter) dan esai.

 

Semua dokumen yang telah disebutkan di atas harus dilampirkan dalam bahasa Inggris. Jadi, sudah jelas bukan mengapa kamu harus menguasai bahasa Inggris sebelum melamar beasiswa?

 

5. Buat Motivation Letter yang Eye-Catching

Buat Motivation Letter yang Eye-Catching

Poin sebelumnya sudah menyebutkan motivation letter sebagai salah satu dokumen yang menjadi persyaratan untuk melamar beasiswa. Berikut ini akan kami berikan tips untuk menuliskan motivation letter yang menarik.

 

Motivation letter ini bertujuan untuk menunjukkan seberapa besar keinginanmu untuk belajar di negara yang kamu ingin kunjungi. Oleh karena itu, kamu harus memberikan bukti-bukti yang kuat untuk menunjukkan keinginanmu.

 

Ada ratusan hingga ribuan aplikasi beasiswa yang diterima oleh penyelenggara. Maka, penting bagimu untuk menuliskan motivation letter yang eye-catching atau menarik perhatian pihak yang menyeleksi. 

 

Sebisa mungkin hindari penggunaan kalimat yang mainstream, seperti “ingin belajar budaya baru” atau “ingin belajar bahasa Jerman langsung di negaranya”.

 

Alasan semacam itu sudah banyak digunakan sejak dahulu kala, sehingga kurang menunjukkan keinginan kamu. Coba kembangkan alasanmu untuk belajar di negara tersebut.

 

Sebagai contoh, “Saya tertarik dengan pemikiran ilmuwan yang telah dilahirkan dari universitas ternama di Jerman” atau “Saya ingin mempelajari perspektif Jerman terhadap seni” dan alasan lain yang bisa menunjukkan motivasimu kuat untuk belajar di Jerman.  

Baca Juga  Gap Year? Lakukan Kegiatan Ini Untuk Memanfaatkan Waktumu!

 

6. Berlatih Interview

 

Umumnya, terdapat 3 tahap dalam proses aplikasi beasiswa, yaitu tahap seleksi administrasi berupa dokumen, tahap tes, dan tahap interview.

 

Beberapa pihak penyelenggara terkadang meniadakan tahap tes. Sehingga dari seleksi administrasi langsung ke interview.

 

Jadi, kamu akan masuk ke tahap interview jika sudah lolos tahap seleksi administrasi. Namun, kamu bisa mempersiapkan tahap interview ini sedini mungkin karena jarak dari pengumuman lolos seleksi administrasi ke hari H interview biasanya minim. 

 

Kamu bisa berlatih dengan menyimak interview yang ada di YouTube atau media lain. Saat ini, banyak pihak yang membagikan pengalaman mereka melamar beasiswa hingga lolos di berbagai platform.

 

Jadi, kamu bisa berlatih secara mandiri atau dengan partner yang kamu percayakan memerankan sebagai pihak pewawancara untuk membiasakan dirimu berhadapan dengan situasi interview sesungguhnya.

 

7. Masukkan Lamaran Lebih Awal

 

Salah satu cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis di luar negeri adalah dengan memasukkan lamaran atau aplikasi beasiswa sejak awal dibukanya program beasiswa tersebut.

 

Semakin cepat kamu memasukkan, maka semakin cepat pula dokumen aplikasi kamu diperiksa oleh tim penyelenggara karena biasanya masih minim jumlah pendaftar di tanggal-tanggal awal pembukaan.

 

Itulah 7 cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis di luar negeri yang bisa kamu ikuti. Terlihat mudah, bukan? Pada intinya, kamu juga harus rajin memeriksa setiap dokumen yang akan kamu lampirkan.

 

Jika kamu merasa kesulitan untuk mempersiapkan semuanya sendiri, tenang saja ada AusbilsungAupair yang akan membimbing kamu dalam mewujudkan mimpi kuliah gratis di luar negeri. 

 

Tanpa berlama-lama, yuk segera bergabung dengan AusbildungAupair dengan mendaftarkan diri di link berikut ini www.ausbildungaupair.com atau dengan mengisi form yang tersedia di laman ini.

× How can I help you?