Gap Year? Lakukan Kegiatan Ini Untuk Memanfaatkan Waktumu!

Gap Year? Manfaatkan Waktumu Dengan Melakukan Kegiatan Ini!

Gap Year? Lakukan Kegiatan Ini Untuk Memanfaatkan Waktumu!

Pernahkah kamu mendengar istilah gap year? Bagi pelajar SMA yang saat ini tengah berada di tahun terakhirnya, mungkin sudah memahami istilah yang satu ini. Akan tetapi, bagi kalangan orang tua/wali murid sebagian besar dapat dipastikan belum mengenal istilah ini.

Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini

 

Hal ini disebabkan karena gap year adalah salah satu istilah yang berhubungan dengan pendidikan selepas SMA. Gap year sendiri sudah populer di Indonesia dalam 5 tahun terakhir ini. Banyak juga loh lulusan SMA yang memilih gap year. Jadi, apa arti gap year?

 

 

Apa Itu Gap Year?

 

Gap year adalah gabungan dua kata yang berasal dari bahasa Inggris. Kata gap berarti jarak dan year berarti tahun. Tapi, keduanya tidak bisa serta merta diterjemahkan sebagai jarak tahun. 

 

Jadi, gap year adalah suatu istilah yang berkembang di masa kini untuk menyebutkan masa jeda atau masa istirahat yang diambil oleh mereka para pelajar setelah lulus SMA dan sebelum memasuki jenjang perguruan tinggi. 

 

Biasanya, gap year membutuhkan waktu sekitar satu tahun, namun bisa juga lebih dari itu. Lama waktunya tergantung masing-masing pelajar ingin menunda sampai kapan untuk masuk ke perguruan tinggi.

 

Pada awalnya, gap year kurang diterima oleh masyarakat Indonesia. Banyak orang tua/wali murid yang menentang keputusan putra-putri mereka memilih gap year. Hal yang sama juga dilakukan oleh pelajar Indonesia. Mereka tidak mau gap year demi memenuhi gengsinya. 

 

Hal ini umumnya disebabkan oleh patokan atau standar yang ditetapkan oleh lingkungan masyarakat Indonesia mengenai usia. Seringkali kita mendengar bahwa perempuan/laki-laki harus kuliah di usia sekian, lulus di usia sekian, hingga menikah di usia sekian. 

 

Standar usia yang telah ditetapkan oleh masyarakat Indonesia inilah yang seringkali menyebabkan pelajar sebisa mungkin harus kuliah selepas SMA, dimanapun kampusnya dan apapun jurusannya yang penting bisa kuliah. Tidak ada waktu bagi mereka untuk menunda-nunda lagi.

Baca Juga  Mau Daftar PNS? Inilah Besaran Gaji PNS dan Keuntungannya

 

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, pola pikir pelajar Indonesia sudah mulai berubah. Mereka mulai acuh dengan pembicaraan tetangga mengenai pencapaian dan standar usia. Para pelajar mulai memahami pentingnya menggapai mimpi di kampus dan jurusan pilihan.

 

Oleh sebab itu, gap year sudah lebih diterima terlihat dari banyaknya pelajar yang memilih gap year demi bisa berkuliah di kampus dan jurusan yang sesuai dengan impian masing-masing atau karena adanya alasan mendesak lain yang mengharuskan mereka memilih menunda.

 

Tidak jarang pelajar SMA memilih gap year untuk bisa kuliah di luar negeri. Masa gap year dapat dimanfaatkan untuk belajar lebih giat lagi sebelum menghadapi ujian seleksi penerimaan. Dengan memilih gap year, mereka juga bisa menyiapkan dokumen persyaratan pendaftaran.

 

 

5 Kegiatan Bermanfaat Selama Gap year

 

Pada bagian sebelumnya sudah sedikit disinggung mengenai hal-hal yang bisa dilakukan selama masa gap year. Meskipun kamu terlihat menganggur, pastikan waktu luang yang kamu miliki itu dapat bermanfaat.

 

Berikut ini akan kami uraikan lebih lanjut mengenai kegiatan apa saja yang bisa kamu lakukan untuk memanfaatkan waktu selama gap year. Beberapa kegiatan akan membuatmu tetap produktif dalam masa jedamu.

 

1. Menggali Potensi 

Menggali Potensi

Potensi adalah bakat atau kemampuan yang masih tertanam dan belum diketahui oleh diri sendiri. Nah, gap year ini bisa menjadi momen yang tepat untuk menggali potensi kamu.

 

Hal ini sangat bermanfaat untuk kamu yang masih bingung akan masuk ke jurusan apa di kuliah nanti. Nyatanya, masih banyak pelajar yang belum mengenali minat bakat mereka serta apa tujuan yang ingin dicapai kedepannya.

 

Pastinya kamu tidak ingin bukan berada dalam suatu jurusan yang tidak kamu sukai. Bukannya belajar, justru kamu akan merasa tersiksa. Dengan menggali potensi, kamu nantinya bisa lebih yakin dalam menentukan jurusan yang sesuai dengan bakatmu.

Baca Juga  Cara Latihan CAT CPNS Online di Internet

 

 

2. Meningkatkan Soft Skill

Meningkatkan Soft Skill

Masa gap year terbilang cukup lama, minimal satu tahun. Dengan durasi yang begitu lama, kamu bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan soft skill. Apa itu soft skill? Soft skill ini berbeda dengan hard skill yang berguna secara teknis.

 

Soft skill ini berkaitan dengan kepribadian interpersonal seseorang. Artinya, berhubungan dengan kepribadian. Soft skill bisa berbentuk kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, manajemen waktu, public speaking, dll. 

 

Soft skill sangat dibutuhkan di dunia perkuliahan karena nantinya akan berhadapan dengan lingkungan baru yang mengharuskan kamu untuk berkomunikasi dengan baik. Kamu juga tidak akan terlepas dari kerja sama tim serta manajemen waktu juga harus baik.

 

Untuk meningkatkan soft skill tersebut, tentunya dibutuhkan latihan dan pengalaman. Salah satu cara paling umum untuk meningkatkannya adalah dengan mengikuti volunteer di event-event tertentu, berdasarkan minatmu.

 

 

3. Memperluas Wawasan

Memperluas Wawasan

Selain meningkatkan soft skill, wawasan juga harus diperluas sebelum memasuki jenjang pendidikan setingkat perguruan tinggi. Terlebih untuk kamu yang berminat untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

 

Kamu tidak hanya memerlukan wawasan dalam bidang yang ingin kamu tekuni saja. Akan tetapi, kamu juga harus memperluas pengetahuan mengenai negara yang akan kamu tuju, bagaimana budaya mereka dan kamu juga setidaknya bisa memahami bahasa mereka.

 

Untuk memperluas wawasan ada 2 caranya, yaitu secara mandiri atau mengikuti kursus. Akan ada keuntungan jika kamu memilih untuk mengikuti kursus, seperti mengenal lebih dekat negara yang kamu tuju.

 

Misal, kamu ingin kuliah di Jerman. Mengikuti kursus persiapan di Ausbildung Aupair akan memberimu banyak keuntungan karena pengajar yang sudah berpengalaman tinggal di negara tersebut.

Baca Juga  7 Tips Sewa Ruang Meeting di Jakarta

 

 

4. Mempersiapkan Ujian Masuk Kampus

Mempersiapkan Ujian Masuk Kampus

Ujian masuk kampus bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Khususnya untuk kamu yang mengincar kampus ternama dan jurusan dengan peminat yang tinggi. Persaingan pasti sangat ketat.

 

Seleksi ketat semacam itu tentunya membutuhkan usaha lebih lagi. Waktu luang yang kamu miliki ini bisa menjadi masa terbaik bagimu untuk mempersiapkan ujian masuk kampus. Belajar, belajar, dan belajar adalah kegiatan bermanfaat yang bisa kamu lakukan sepanjang waktu. 

 

Jangan lupa untuk memperbanyak mengerjakan latihan soal juga untuk membiasakan dirimu menghadapi soal-soal yang disajikan dalam ujian seleksi masuk kampus nantinya.

 

 

5. Bekerja Paruh Waktu

Bekerja Paruh Waktu

Jika tidak ingin waktu terbuang sia-sia dan justru hanya menghabiskan uang untuk mengikuti kursus dan lain sebagainya. Bekerja paruh waktu atau part time ini bisa jadi pilihan yang tepat untukmu.

 

Waktu luang yang kamu miliki bisa diisi dengan hal bermanfaat yang juga dapat menjadi media untuk meningkatkan soft skill serta menambah pengalaman. Ditambah dengan penghasilan yang akan kamu terima.

 

Demikian 5 kegiatan bermanfaat yang bisa kamu lakukan selama masa gap year. Jadi, apakah gap year merupakan pilihan yang salah? Tentu saja tidak. Asalkan waktu luang yang kamu miliki bisa dimanfaatkan dengan baik.

 

Jangan jadikan gap year sebagai alasan kamu untuk bermalas-malasan. Bergabung bersama Ausbildung Aupair bisa jadi langkah yang tepat untuk tetap produktif.

 

Ausbildung Aupair menawarkan program kursus untuk persiapan kuliah di luar negeri. Kamu bisa mendapatkan banyak informasi seputar beasiswa luar negeri dan program kuliah di Jerman.

 

Jika kamu tertarik dengan program yang ditawarkan oleh Ausbildung Aupair, daftarkanlah dirimu melalui website resmi kami di www.ausbildungaupair.com atau dengan mengisi form berikut ini.

× How can I help you?