Sejarah Lambang Negara Jerman dan Jumlah Penduduk Jerman

Sejarah Lambang Negara Jerman dan Jumlah Penduduk Jerman

Lambang Negara Jerman – Kamu tentu pernah melihat lambang negara Jerman yang digambarkan dengan elang hitam dengan paruh dan cakar berwarna merah, di atas latar berbentuk perisai berwarna kuning. Tahukah kamu bagaimana sejarah lambang negara Jerman? Simak sejarahnya berikut ini.

Sejarah Lambang Negara Jerman

Elang menjadi lambang Republik Federal Jerman dimana saat ini lambang negara Jerman ini digambarkan berupa elang hitam berkepala tunggal dengan latar belakang emas, kepalanya berpaling ke kanan dan sayapnya terbuka dengan bulu – bulu tidak menyebar, serta paruh, lidah dan cakarnya berwarna merah.

Sejarah elang sebagai lambang negara Jerman ini dimulai sejak jaman dahulu, di antara bangsa Jerman dan Romawi, elang dipuja khususnya sebagai simbol dewa tertinggi, vitalitas, dan matahari. Karena hal itulah elang menjadi bagian dari lambang banyak negara dan memiliki tradisi panjang dalam sejarah Jerman.

Selama abad ke-12 elang hitam dengan latar belakang emas umumnya diakui sebagai lambang Kekaisaran Romawi Suci. Konfederasi Jerman yang didirikan pada tahun 1815 awalnya tidak memiliki simbol konfederasi sendiri, namun pada bulan Maret 1848 Konfederasi Jerman menyatakan bahwa “elang Kekaisaran Jerman Kuno” yaitu elang berkepala dua, membentuk lambang Konfederasi Jerman.

Pada tahun 1871, Raja Prusia dan Kaisar Jerman Wilhelm I memilih elang berkepala tunggal menjadi lambang kerajaan Kekaisaran Jerman (1871-1918). Lambang Kekaisaran ini berupa elang berkepala hitam dengan paruh, lidah, dan cakar merah, tanpa tongkat kerajaan atau bola kekaisaran, dengan elang Prusia di lempengan dadanya dan, di atas kepalanya, mahkota Charlemagne dengan dua lengkungan berpotongan.

Setelah tahun 1918 di Republik Weimar (1918-1933), elang berkepala tunggal dipertahankan. Pemberitahuan yang dikeluarkan pada 11 November 1919 tentang lambang kerajaan dan elang kekaisaran menyatakan:

Baca Juga  Cara Memilih Lembaga Kursus Bahasa Jerman di Tangerang

“Atas dasar keputusan oleh Pemerintah Kekaisaran, saya dengan ini menyatakan bahwa lambang kekaisaran akan menunjukkan elang hitam berkepala tunggal dengan latar belakang emas, dengan kepala menoleh ke kanan, sayap terbuka dan bulu tidak menyebar, dengan paruh, lidah dan cakar digambarkan dengan warna merah.

Pada tanggal 20 Januari 1950, Republik Federal Jerman secara resmi memperkenalkan elang sebagai lambang Jerman. Lambang negara Jerman ini hanya dimodifikasi sedikit, untuk menggantikan “elang kekaisaran” dengan “elang federal” dan “lambang kerajaan” dengan “lambang federal”.

Jumlah Penduduk Jerman Tahun 2019

Jerman adalah negara Eropa barat-tengah yang berbatasan dengan Republik Ceko, Austria, Prancis, Swiss, Luksemburg, Belgia, Belanda, Polandia, dan Denmark. Negara Jerman menjadi negara terpadat di Uni Eropa dengan jumlah penduduk Jerman diperkirakan 82,44 juta pada tahun 2019 dan menempati urutan ke-19 di dunia.
Jerman memiliki kepadatan penduduk sekitar 237 / kilometer persegi (613 / mil persegi), yang menempati peringkat ke-58 di dunia. Dari semua 27 negara Uni Eropa, Jerman memiliki persentase tertinggi imigran dalam populasinya. Kebanyakan imigran berasal dari negara-negara Eropa lainnya, terutama dari Turki, Rusia, Italia, dan Polandia.

Jerman dibagi menjadi 16 negara, yang secara kolektif disebut sebagai Länder. Meskipun populasinya besar, Jerman memiliki kota-kota besar yang relatif sedikit, dan hanya empat yang memiliki populasi lebih dari 1 juta: Berlin, Hamburg, Munich, dan Cologne.

Daftar Lengkap Sepuluh Kota Terbesar di Jerman Berdasarkan Peringkat Populasi Kota

1 Berlin 3.439.100
2 Hamburg 1.769.117
3 Munich 1.330.440
4 Cologne 998.105
5 Frankfurt am Main 671.927
6 Stuttgart 600.068
7 Düsseldorf 586.217
8 Dortmund 581.308
9 Essen 576.259
10 Bremen 547.685

No Comments

Post A Comment